Undip Pakai Nanoteknologi untuk Awetkan Sayuran

Hasil riset empat mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berhasil memukau para akademisi dalam ajang 5th Tokyo Tech Indonesian Commitment Award (TICA) Tokyo Tech Award-JAPAN 2014. Dalam kompetisi yang berlangsung di Tokyo Institute of Technology itu, mereka berhasil pulang dengan menyandang predikat juara pertama.

Tim yang menamakan diri Tirius tersebut beranggotakan Arif Sony Wibowo selaku Ketua Peneliti, Nurmanita Rismaningsih, Ahmad Balya bashir, dan Nava Muzdalifah. Dalam ajang tersebut, mereka mengangkat nanoteknologi dalam bidang pangan sebagai bahan penelitian.

Sony dan kawan-kawan menyatakan, alasan penelitian tersebut adalah mengingat sayur dan buah merupakan komoditas pangan nasional yang mudah membusuk. Apabila 2,5 persen komoditas membusuk selama distribusi dan penyimpanan, potensi keuntungan yang hilang akibat kebusukan mencapai Rp6 triliun per tahun.

“Solusi yang pernah ada seperti refrigeran, tapi harganya mahal dan membutuhkan energi yang besar. Sedangkan penambahan bahan kimia pada buah bila terakumulasi dapat menyebabkan kanker dan solusi tersebut belum dapat mememulihkan dampak kerugian akibat kebusukan,” tutur Sony, seperti dinukil dari situs Undip, Selasa (2/12/2014).

Dia menambahkan, sebesar 70 persen kebusukan sayur dan buah disebabkan oleh respirasi sel dan mikroba pembusuk. Teknologi yang mereka hasilkan dapat mengatasi permasalahan kebusukan tersebut dengan cara yang sederhana dan low cost dengan menggunakan nanoteknologi.

“Hasil penelitian kami bernama Holgetor, yaitu alat pengawet sayur dan buah yang ekonomis, hemat energi, dan ramah lingkungan. Solusi yang ditawarkan adalah mengurangi laju respirasi dengan fitur automatic water spray dan menghambat laju pertumbuhan mikroorganisme dengan fotokatalitik nanomaterial Co-doped ZnO sehingga sayur dan buah terjaga kesegarannya, serta tidak mudah membusuk,” paparnya.

Keberhasilan Tim Tirius membuat sang Dosen Pembimbing Ngadiwiyana merasa senang dan bangga. Tidak hanya Ngadiyiwana, Rektor Undip Sudharto P Hadi juga sangat mengapresiasi kemenangan yang diraih Sony dan kawan-kawan.

“Selamat atas prestasinya sebagai juara satu dalam TICA-JAPAN 2014. Kalian telah membawa nama Undip di hati kalian dan menebar harumnya ke tingkat nasional dan sampai ke Jepang. Saya bangga dengan perjuangan dan prestasi kalian. Terus berkarya dan ukir prestasi gemilang untuk masa depan,” imbuh Sudharto.

Ke depan, Tim Tirius berharap riset yang mereka kembangkan tidak berhenti pada tahap penelitian saja. Nantinya, riset ini diharapkan bisa menjadi produk inovasi yang mampu bersaing di persaingan global maupun nasional khususnya di bidang vegetables and fruits storage sebagai langkah strategis Masyarakat Ekonomi Asean 2015.

sumber : okezone.com

Author: admin

Share This Post On
468 ad

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>