Preface

Masyarakat Nano Indonesia (MNI) dibentuk sebagai forum komunikasi antara para peneliti dan pelaku industri, di pemerintahan, lembaga riset, universitas maupun dunia industri, yang tertarik atau bergerak di bidang sains dan teknologi nano. Oleh sebab itu, maka MNI meyelenggarakan Workshop Nanoteknologi yang pertama (WNT-1) pada 24 Januari 2005 di Serpong Tangerang, dilanjutkan dengan WNT-2 yang dilaksanakan pada 28 April 2005. Pada kesempatan tersebut dideklarasikan berdirinya Masyarakat Nano Indonesia (MNI) bertempat di Kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta. Pada 22 April 2009, sudah berbadan hukum sesuai akte Notaris I Gede Satria Budi, S.H., M.Kn dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. C-17.HT.03.01-Th.2006 Tanggal 9 Mei 2009.

Sejak didirikan tahun 2005 hingga saat ini, MNI telah berhasil menghimpun lebih dari 300 tenaga ahli nanoteknologi di berbagai bidang, membuka jaringan ke para pembuat kebijakan, Balai Riset Departemen Perindustrian, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Kementerian Riset dan Teknologi, Organisasi Profesi, dan Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia. Berbagai Nota Kesepahaman kerjasama juga sudah dihasilkan, seperti MOU lembaga riset di PUSPIPTEK, MoU dengan ITS, MoU dengan Departemen Metalurgi FTUI, dan MoU dengan Rektor Universitas Diponegoro. MNI juga telah menyusun Roadmap Industri Berbasis Nanoteknologi bersama-sama dengan Departemen Perindustrian . Di tingkat internasional, MNI menjadi vocal point di Asian Nano Forum Summit yang telah dilaksanakan.

—————————————————————————————————————————————–

Indonesian Society for Nano (MNI) was established as communication forum between researchers and industry actor, in the government, research institution, university and industry, who interested or moved in nanoscience and nanotechnology.Accordingly, thus Indonesian Society for Nano (MNI) has organized First Nanotechnology Workshop (WNT-1) at 24th January 2005 in Serpong, Tangerang. And then, 2nd Nanotechnology Workshop (WNT-2) was held at 28th April 2005. In the occasion, Indonesian Society for Nano was declarated officially that take place in the Indonesian Institute of Sciences office, Jakarta. In 22nd April 2009. It has the body of law, Notary license by I Gede Satria Budi, S.H., M.Kn. Law Ministry Decision Letter and Human Right No. C-17.HT.03.01-Th.2006 at 9 th May 2009.

Since established in 2005 until now, MNI has successfully collected more than 300 nanotechnology experts from various field, opened networking to policy makers, research institution of Industry ministry, Dirjen DIKTI Education Ministry, Research and Technology Ministry, Professional Organizations, and Colleges in Indonesia pervasively. Some memorandum of understanding (MoU) has been generated, They are MoU with research institution in PUSPIPTEK, MoU with Surabaya Technology Institute, MoU with Metallurgy Department University of Indonesia, MoU with Diponegoro University, and others. MNI has also arranged Rodmap of Nanotechnolgy based industry with Industry Ministry. In International level, MNI become vocal point in Asian Nano Forum Summit that has been done.