|
Sintesis Nanomaterial Semikonduktor Titanium Dioksida (TiO2) |
|
|
|
Written by Dr. Ir. Akhmad Herman Yuwono, M.Phil.Eng.
|
|
Thursday, 18 March 2010 |
|
Sintesis Nanomaterial Semikonduktor Titanium Dioksida (TiO2) dengan Tingkat Keteraturan Tinggi Melalui Teknik Kombinasi Metode Sol-Gel, Surfactant Templating dan Hidrotermal Nanomaterial semikonduktor inorganik titanium dioksida (TiO2) atau titania memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang optoelektronik dan fotokatalis. Di antara perkembangan terakhir untuk aplikasi terkini dari material tersebut adalah integrasinya ke dalam sel surya tersensitasi pewarna (Dye-sensitized Solar Cell/DSC). |
|
Read more...
|
|
|
Peran Pemodelan dan Simulasi dalam Mencari Material Fungsional Baru Berskala Nanometer |
|
|
|
Written by Hermawan K. Dipojono, Ir., MSc.EE., Ph.D
|
|
Thursday, 18 March 2010 |
|
Peran pemodelan dan simulasi dalam menghasilkan produk-produk makro, seperti mobil atau pesawat terbang, tidak saja sangat penting tetapi juga telah diketahui secara luas. Sebelum mencapai tahap manufaktur produk-produk tersebut harus melewati tahap perancangan yang di dalamnya terlibat kegiatan pemodelan dan simulasi. |
|
Read more...
|
|
|
Pembuatan Nanomaterial Paduan Berbasis Zirkonium |
|
|
|
Written by Dr.rer.nat. Triwikantoro
|
|
Monday, 15 March 2010 |
|
Pembuatan nanomaterial paduan berbasis Zirkonium telah dilakukan menggunakan metode kristalisasi paduan amorf berbasis Zirkonium. Paduan amorf Zirkonium dengan elemen pemadu Al, Cu, Ni dibuat menggunakan metode “melt spinning”. |
|
Read more...
|
|
|
TiO2 Fotokatalisis: Alternatif Cerdas Memperoleh Ruang Swabersih, Sehat dan Segar |
|
|
|
Written by Jarnuzi Gunlazuardi
|
|
Monday, 15 March 2010 |
|
Orang Jepang menamai Honda and Fujishima Effect untuk proses fotokatalisis pada permukaan titanium dioksida (TiO2), karena beliau berdualah pionirnya. Ketika TiO2 terkena cahaya (λ <410 nm) akan menghasilkan elektron (e-) dan lubang positif (h+), yang dapat menginisiasi reaksi kimia dipermukaannya. Elektron berinteraksi dengan oksigen menghasilkan O2- sementara h+ berinteraksi dengan air menghasilkan radikal hidroksil. Daya oksidasi kuat spesi kimia tersebut terbukti dapat menghancurkan polutan dan mikroorganisme. |
|
Read more...
|
|
|
Alat Pembuat Nanopartikel Made In Indonesia |
|
|
|
Written by Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng.
|
|
Monday, 15 March 2010 |
|
Salah satu cara pembuatan nanopartikel yang paling sederhana adalah dengan menggunakan teknologi ball mill. Ball mill merupakan teknik yang unik dengan menggunakan energi tumbukan antara bola-bola penghancur dan dinding jarnya yang diputar dan digerakkan dengan cara tertentu, untuk memproduksi meta stabil material atau fase tidak setimbang seperti 1) amorfas, 2) larutan padat super jenuh, 3) nanopartikel dan lain sebagainya, yang semakin marak sejak tahun 1970an. |
|
Last Updated ( Monday, 15 March 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
|