Prev   Next   Pause   Play     Scroll   Fade   ScrollFade

Selamat Datang di official website Masyarakat Nano Indonesia. Masyarakat Nano indonesia adalah Forum komunikasi yang didirikan di Jakarta pada tanggal 28 April 2005 dan memusatkan perhatian pada wacana Membangun IPTEK Bangsa dengan Nanoteknologi, pada 28 April 2008 berubah nama menjadi Masyarakat Nano Indonesia (MNI, dengan harapan dapat mengajak keterlibatan aktif pihak-pihak lain yang lebih luas, baik yang berada di pemerintahan, lembaga riset, universitas maupun dunia industri, yang tertarik atau bergerak di bidang sains dan teknologi nano.

Home arrow Berita arrow Peranan Akademisi Bidang Fisika dalam Pengembangan Nanoteknologi di Indonesia

Berita

Peranan Akademisi Bidang Fisika dalam Pengembangan Nanoteknologi di Indonesia Print E-mail
Written by Saadi   
Monday, 11 January 2010

Pada hari kamis, 26 November 2009 telah diadakan Stadium General ”Peranan Akademisi Bidang Fisika dalam Pengembangan Nanoteknologi di Indonesia” yang bertempat di Ruang Teater Gedung Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Bertindak sebagai pembicara adalah Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng, Ketua Masyarakat Nano Indonesia (MNI) yang juga peneliti utama dari Pusat Penelitian Fisika LIPI. Acara yang dipandu langsung oleh Sekretaris Prodi Fisika Bapak Arif Tjahjono, M.Si ini berlangsung dengan penuh antusias. Pemaparan materi yang dilanjutkan dengan diskusi berjalan dengan lancar.

Dalam acara Stadium General Program Studi Fisika ini bukan hanya dihadiri oleh para mahasiswa tetapi juga dihadiri oleh para dosen yang juga sangat tertarik dengan nanoteknologi. Setelah prosesi acara pembukaan, kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan atau presentasi oleh Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng. Dalam presentasinya beliau mengawali dengan sebuah impian teknologi masa depan yaitu space elevator (penghubung luar angkasa), dimana kita dapat berpergian ke luar angkasa dengan sangat mudah. Impian ini dapat terwujud karena sudah ditemukan sebuah material yang disebut sebagai carbon nanotube (CNT). CNT ini merupakan salah satu bentuk (allotrop) karbon hasil rekayasa yang menyerupai tabung (tube) dan merupakan material terkuat dengan kekuatan spesifik 48000 kNm/kg melebihi baja (154 kNm/kg), serta memiliki sifat unik lainnya seperti sifat listrik, optik, dll. CNT memiliki rasio panjang-diameter lebih dari 106 dengan ukuran diameter dalam orde nanometer dan panjang mencapai beberapa milimeter. Selain itu, beliau juga menyampaikan tentang definisi nanoteknologi, yang kemudian dilanjutkan dengan pengenalan dan aplikasi nanoteknologi, nano di alam, produk-produk nanotenologi hingga perkembangan terkini nanoteknologi di Indonesia beserta prospeknya. Pembicara juga memberikan motivasi bagi para pelajar agar bisa menjadi harapan terbaik bangsa.

Dalam acara itu, Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng juga mengungkapkan beberapa gagasannya terkait bagaimana mengenalkan lebih jauh tentang nanoteknologi di lingkungan kampus. Beliau menyampaikan bahwa kedepan perlu dibentuk sebuah klub-klub nano di lingkungan kampus. Klub-klub tersebut nantinya akan dibimbing dan diberikan pelatihan/training oleh salah satu atau beberapa ahli nanoteknologi dari Masyarakat Nano Indonesia (MNI). Kedepan mahasiswa dari klub tersebutlah yang akan mengembangkan penelitian bidang nano sehingga akan lahir produk penelitian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Sejalan dengan gagasan tersebut, pihak dari Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah yang diwakili oleh Arif Tjahjono, M.Si menyambut baik ide tersebut dan berharap dapat dilaksanakan sesegera mungkin khususnya di kampus UIN Jakarta. Beliau juga menyampaikan harapannya agar kerjasama selama ini yang telah terjalin dapat terus dilaksanakan termasuk di dalamnya program penelitian atau magang mahasiswa ke Masyarakat Nano Indonesia (MNI).

Last Updated ( Monday, 11 January 2010 )
 
< Prev   Next >
 

Poling

Pilih Bidang Workshop Nanoteknologi yang Anda Butuhkan ?
 
AdvertisementAdvertisement