Prev   Next   Pause   Play     Scroll   Fade   ScrollFade

Selamat Datang di official website Masyarakat Nano Indonesia. Masyarakat Nano indonesia adalah Forum komunikasi yang didirikan di Jakarta pada tanggal 28 April 2005 dan memusatkan perhatian pada wacana Membangun IPTEK Bangsa dengan Nanoteknologi, pada 28 April 2008 berubah nama menjadi Masyarakat Nano Indonesia (MNI, dengan harapan dapat mengajak keterlibatan aktif pihak-pihak lain yang lebih luas, baik yang berada di pemerintahan, lembaga riset, universitas maupun dunia industri, yang tertarik atau bergerak di bidang sains dan teknologi nano.

Home arrow 100 Doktor arrow Membangun Industri Komponen Bahan Magnet

Berita

Membangun Industri Komponen Bahan Magnet Print E-mail
Written by Dr. Setyo Purwanto   
Wednesday, 13 January 2010
Berbasis Sumber Daya Alam Lokal Melalui Sentuhan Nanoteknologi. Pembangunan industri suatu negara mutlak membutuhkan berbagai elemen pendukung yang dapat menopang keberlanjutan serta kualitas produk industri lainnya. 
Salah satu aspek mendasar yang patut dilakukan adalah upaya membangun kemampuan teknologi khususnya di bidang bahan magnet yang dapat digunakan baik sebagai produk jadi maupun sebagai elemen pendukung untuk tumbuh kembangnya industri lainnya. Dalam kaitannya dengan sumber daya alam Indonesia yang melimpah, perlu dilakukan berbagai upaya litbang sehingga industri di bidang bahan magnet dapat menjadi kegiatan industri yang berbasis sumber daya alam lokal pasir besi dan logam tanah jarang, yang kita ketahui banyak terdapat di Indonesia. Untuk itu, dibutuhkan terobosan teknologi baru yang dapat memberikan dan meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal sehingga memiliki potensi untuk digunakan dalam industri bahan magnet. Dalam kaitannya dengan teknologi terbaru yang sedang booming akhir-akhir ini, peran dan status nanoteknologi khususnya nanopartikel magnet yang telah mampu dikuasai oleh peneliti dalam negeri untuk dapat menjadi back bone aktivitas industri potensial berbasis komponen bahan magnet perlu digalakkan. Dengan demikian, kelimpahan sumber daya alam yang Indonesia miliki dapat memberikan kesejahteraan bagi rakyat.
 
Potensi Aplikasi
Sebagai back bone yang memenfaatkan bahan magnet untuk kegiatan industri dan manufakturnya. Setidaknya ada 9 sektor , yaitu sektor riset ilmiah seperti pemanfaatan bahan magnet pada alat ESR (Electron Spin Resonance), levitasi magnet untuk kereta cepat dan generator photon; sektor transportasi seperti pemanfaatan magnet pada anti brake system (ABS), motor kecil, sensor, komponen mobil, mobil listrik dan hibrida; sektor perkantoran seperti komponen magnet pada komputer, mesin fotokopi, dan printer; sektor industri seperti industri robot, otomatisasi pabrik, dan recycle. Berikutnya sektor energi listrik seperti energi angin dan mesin flywheel. Selanjutnya sektor industri rumah tangga seperti mesin pendingin ruangan dan refrigerator. Sektor telekomunikasi, seperti komunikasi bergerak dan telepon genggam pribadi, sektor audio visual seperti pemanfaatan bahan magnet pada televisi, video, DVD, dan headphone serta terakhir sektor kesehatan seperti pemanfaatan bahan magnet pada alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan bahan tambal gigi. Pada umumnya bahan magnet yang dipergunakan berbasi logam transisi atau berbasis logam besi serta logam tanah jarang seperti Nd-Fe-B (NEOMAX).
 
Daftar Riwayat Hidup
 
Nama Lengkap:Dr. Setyo Purwanto 
Tempat/Tanggal Lahir:Jakarta, 30 September 1962 
Status perkawinanMenikah (4 anak) 
Alamat Kantor:Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir- 
BATAN , Kawasan PUSPIPTEK
Tangerang 15314.
 

   

   
Pendidikan terakhir:S3 (Tohoku University, Sendai-JAPAN) 
Jabatan pekerjaan:Leader of Group On Sensor Nanocomposit Materials Research 
Group
 
Head of Division :Nuclear Characterization and Analysis BATAN  
    
Penghargaan  
 

  • Research Priority Awards VI/1998-2000 from State of Ministry Research and Technology Republic of Indonesia No: 64/M/Kp/VIII/2003
  • Peneliti Utama Teladan Riset Unggulan Terpadu VI / 1998-2000
  • Penghargaan RUT VI No: 64/M/Kp/VIII/2003
    Dari Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia 
 

Paten  

 

 

Riset Interest   

:

 

 

  • Bahan Sensor Magnetik Giant Magnetoresistance Berbasis Paduan
     Logam Tanah Jarang, P.00200100862 (Granted 2007)
  • Alat Pemagnetisasi dan Demagnetisasi Berbahan Baku Lokal Yang  
     Terkomputeriasi, P.00200100861

 

  • Bahan Magnetik berbasis Logam Tanah Jarang
  • Bahan Magnetik Nanopartikel
  • Bahan Magnetik Nanogranular dengan Teknik Iradiasi Nuklir
  • Bahan Magnetik NanoFilm dengan Teknik Iradiasi Ion
  • Bahan Carbon Nanotube dan Nanoporus dengan Teknik Iradiasi
 
Last Updated ( Wednesday, 10 February 2010 )
 
< Prev   Next >
 

Poling

Pilih Bidang Workshop Nanoteknologi yang Anda Butuhkan ?
 
AdvertisementAdvertisement